Selasa, 11 November 2014

MENGGARAP MINI ALBUM Mr. LD MERASA TERLAHIR KEMBALI

     Dikenal sebagai musisi yang pro terhadap kemapanan, sejak kecil ia telah banyak belajar untuk berpikir kritis dan selalu melawan arus kebiasaan yang kerap tidak sejalan dengan hati nuraninya, karena baginya salah satu kehidupan yang sesungguhnya adalah berani berkarya dengan tetap mengedepankan isu semangat yang profesional, menurutnya itulah arti penting dari suatu karya intelektual agar bisa bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.
    Sebagai seorang musisi yang mampu bertahan hingga kini di gamang dan keruhnya situasi industri musik yang relatif tidak stabil, penyanyi I Will Survive ini mengaku telah merasa hidup lagi. Hal itu ia lontarkan ditengah kesibukannya akhir-akhir ini saat ditemui di studio rekaman miliknya di kawasan Tangerang Selatan ketika sedang melakukan penggarapan mini album yang akan segera dirilis. Mari kita simak perbincangan kami dengan Bondan Prakoso, atau yang sedang akrab dengan sapaan barunya, Mr. LD, berikut ini :
 
- Sejak kapan dimulai persiapan mini albumnya?
Mr. LD: Untuk pengumpulan materi lagunya saya mulai Desember tahun lalu, tapi untuk start running dengan semua detailnya pas 1 January 2014 lalu. Tahun baru, semangat baru.
- Sudah sejauh mana persiapannya?
Mr. LD: Terus terang kalau untuk persiapan masih kurang dari 50%, tapi harus tetap optimis untuk mengejar target release.
- Mencari inspirasi di tempat sepi?
Mr. LD: Hmmm, sumber inspirasi kali ini kayaknya bukan dari tempat-tempat yang sepi seperti kebanyakan orang bayangkan, justru inspirasi kali ini banyak berdatangan pada saat saya bercengkrama dengan keluarga di rumah. Terutama ketika habis berdialog dan berdiskusi dengan istri tentang kehidupan.
- Ada persiapan khusus, spesial?
Mr. LD: Banyak. Bass custom yang saya pesan dari teman di Malang sudah sampai ketangan, jadi untuk sound bass akan sedikit berbeda. Dari segi tehnis recording pun banyak sekali yang baru saya coba lagi, setelah beberapa tahun ini saya banyak take instrument menggunakan software, dan direct recording.
- Mini album, berapa lagu?
Mr. LD: Berapa lagu ya enaknya, hmm, kita lihat saja nanti, kita tunggu sama-sama yaa.
- Genre musik di mini album?
Mr. LD: sebagian besar Rock, lalu Funk, dan sedikit Pop. Yang pasti, di mini album ini saya berusaha untuk 99,99% menjadi diri saya. Dan pastinya itu yang ditunggu-tunggu oleh fans saya "yang mengaku fans", yang mengikuti karir saya sejak jaman Funky Kopral, we'll see.
- Bagaimana dengan tema lirik, apakah sama dengan yang lalu? karena kebanyakan lirik anda bernafaskan motivasi.
Mr. LD: Tema-tema yang memotivasi masih tetap ada, karena saya sendiri juga merasa butuh motivasi dari karya-karya saya sendiri. Namun untuk keseluruhan tema lirik, saya membuat sebuah formula baru dengan mengambil 4 unsur yang menjadi pilar pondasi saya dalam menulis lirik, ke-4 unsur itu yakni: Surrealisme Realisme, Idealisme, dan Religius.
- Apa yang dirasakan, ber-indie?
Mr. LD: Senang, bebas, bahagia, tapi ada juga perasaan ekstra hati-hati sebagai wujud pertanggung-jawaban diri. Ini adalah dunia baru bagi saya, masih butuh banyak pembelajaran dan pembaharuan.
- Bagaimana cara meraih sukses di indie?
Mr. LD: Ya, kalau sekarang ini saya belum tau, kan baru di jalani. Saya sedang membuat formula-formula baru sesuai kebutuhan. Yang pastinya total secara mandiri.
- Bagaimana cara membuat diri anda keluar dari zona nyaman?
Mr. LD: Terus belajar dengan penuh keyakinan, saat kita mengalami kebuntuan bukan berarti kita selesai belajar dan menyerah, tapi dititik inilah kita harus bisa menembus batas diri kita dalam segala hal, mengembangkan potensi, menajamkan semua indera kita, karena di kehidupan ini apa saja bisa terjadi selama hal itu masih dalam konteks ruang dan waktu, setelah kita bisa melewati fase tersebut, itu yang dinamakan keluar dari zona nyaman. Ada satu hal lagi, jangan mudah bosan, harus tetap konsisten dengan komitmen karena hal itu adalah identitas. #01/12/13/SD.

Sumber : www.bondanprakoso.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar