ONE INDONESIA DAY 2014, SOLIDARITAS UNTUK PALESTINA
Submitted by admin on Mon, 09/08/2014 - 19:14
31 Agustus 2014 lalu, project kolaborasi Bondan
Prakoso dan Kikan sukses menghibur ribuan WNI di kota Ansan, Korea
Selatan. Mereka tampil selama kurang lebih satu setengah jam dengan
membawakan 13 buah lagu yang diselingi oleh aksi solidaritas untuk
korban sipil di Gaza, Palestina. Mereka mengajak para penonton untuk
menyumbang secara suka rela pada kotak amal yang diedarkan oleh panitia
selama membawakan lagu cover We Will Not Go Down dari Michael Heart dan Zombie
dari The Cranberries. Bondan dan Kikan pun juga sempat melakukan
pelelangan barang-barang mereka di atas panggung berupa merchandise,
yang kemudian seluruh hasilnya langsung disumbangkan ke Dompet Dhuafa
selaku penyalur donasi ke Palestina. "Ini adalah bentuk gerakan
kepedulian kami terhadap Palestina dalam kapasitas kami sebagai musisi."
ujar Kikan. "Meskipun gencatan senjata sudah diberlakukan dan
kemenangan berada di pihak Gaza, mereka (warga sipil Palestina) tetap
membutuhkan bantuan kita, bukan hanya dari segi materiil untuk membangun
kembali rumah-rumah, sekolah-sekolah dan tempat-tempat ibadah yang
dihancurkan oleh penjajah Israel, tetapi juga bantuan dan dukungan dari
sisi moral." tambah Bondan.
Ketika ditanya mengenai konsep dan rencana ke
depan seputar kolaborasi mereka, Kikan pun menjelaskan bahwa konsep
mereka ini betul-betul untuk yang pertama kalinya ditampilkan secara
langsung di hadapan publik, "Berada dan berduet dalam satu panggung
bersama Bondan, mulai dari lagu pertama hingga terakhir, merupakan
sensasi yang belum pernah saya rasakan sebelumnya, saya membawakan
lagu-lagu Bondan, dan Bondan pun juga membawakan lagu-lagu karya saya,
ini adalah konsep yang unik dan menarik." Hal yang sama pun dirasakan
oleh musisi rock multi talenta Bondan Prakoso, ketika dimintai pendapat
seputar hal yang sama, Bondan pun mengungkapkan "Big Respect untuk Kikan, berduet bersama di lagu I Will Survive, Generasiku dan Kau Tak Sendiri adalah hal yang keren! Dan bernyanyi serta bermain Bass untuk lagu Karma, Segitiga, Bendera juga mengobarkan semangat bermusik saya di atas panggung secara total, it was a blast!"
Acara yang bertajuk One Indonesia Day 2014
tersebut diselenggarakan oleh gabungan WNI yang rata-rata bekerja di
Korea Selatan, KBRI dan juga Dompet Dhuafa. Selain merayakan hari
kemerdekaan RI di Korea Selatan, para pengunjung juga disuguhi
kebudayaan daerah asli Indonesia yang ditampilkan dalam bentuk
tari-tarian, pementasan drama, dan lain sebagainya. Pada acara ini,
mereka pun bisa menikmati makanan dan jajanan khas Indonesia yang
sepertinya agak sulit didapatkan di negeri ginseng tersebut. "Walaupun
kami jauh dari kampung halaman, tetapi kami tetap bisa berkumpul,
merayakan dan menikmati moment penting ini bersama teman-teman Indonesia
di sini, it's all about Indonesia." ujar salah satu pengunjung.
SD/09/08/2014.
Sumber : www.bondanprakoso.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar